Seorang temanku bernama A (pria) menjalin hubungan dengan seorang gadis bernama L. Hubungan ini telah berjalan selama 2 tahun.
Suatu hari orangtua L datang dari jawa mengunjungi L yang bekerja di kota T,Banten. Dalam kesempatan itu L memperkenalkan A kepada orangtuanya. Di perkenalan itu orangtua L “menginterogasi” A habis-habisan. Mulai dari pekerjaan si A,sampai kepada kondisi ekonomi dan pekerjaan orangtua si A semua di korek.
A menceritakan dengan jujur semua latarbelakang kehidupannya. Bahwa dia hanyalah seorang buruh pabrik dengan gaji yang tidak terlalu besar. Dia juga menceritakan kehidupan keluarganya di kampung yg hidup sederhana dari hasil pertanian.
Setelah mengetahui kondisi kehidupan A,raut wajah orangtua L berubah menjadi kurang bersahabat. Dan A mengetahui hal itu. A merasa sesuatu yg tidak mengenakkan akan terjadi dalam waktu dekat.
Dan suatu hari apa yg di khawatirkan A terjadi. Sambil menangis L bercerita kepada A bhwa orangtuanya berencana menjodohkan L dengan pria pilihan orantuanya,seorang pria tetangga desanya yg bekerja sebagai manager sebuah perusahaan di kota B,Jawa Barat.
Setelah mendengar cerita gadis yg dicintainya itu,A berpikir sejenak. Dia lalu memutuskan untuk mengajak L pulang menemui orantua kekasihnya itu di kota M,Jawa Tengah. A bertekad untuk melamar L,dan dia telah menyiapkan sebuah cincin untuk keperluan itu.
Sesampainya di sana,A lalu menceritakan maksud dan tujuannya berkunjung kepada orangtua L. Namun jawaban yg diterimanya menghancurkan harapan sepasang kekasih itu. Orangtua L menolak A dengan alasan L akan dijodohkan dengan pria lain yg secara ekonomi kehidupannya lebih mapan. L menangis sejadinya sambil bersimpuh di kaki ibunya (ayah L telah meninggal sejak L masih kecil),memohon agar ibunya merestui hubungannya dengan A. Tapi ibunya tetap teguh pada keputusannya. L harus menikah dengan pria pilihan ibunya.
Dengan hati hancur,A kembali ke kota T. Kali ini tanpa L,gadis yg sangat dicintainya…
*)Cerita di atas adalah kisah nyata seorang sahabat. Tabahkan hatimu kawan,dan bersabarlah….

0 komentar:
Posting Komentar